Pesan Penuh Hikmah di Padang Arafah

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq August 20, 2018 17:59

Pesan Penuh Hikmah di Padang Arafah

Sambutan Amirul Hajj sebelum pelaksanaan khutbah Arafah yang dihadiri DPD RI, pimpinan anggota BPK, Dubes RI untuk Lebanon, Dubes RI untuk Mesir, Dubes RI untuk Azerbaijan, pimpinan dan Lembaga Negara dan para petugas haji Indonesia mengingatkan agar bersyukur kepada Allah sesuai dengan pesan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berkhutbah di Arafah.

Menag kembali mengingatkan bahwa darah harta dan kehormatan adalah haram dan terlarang untuk ditumpahkan, dirampas atau direndahkan. Rasulullahpun menurut Amirul Hajj dalam khutbah Arafah di haji wada’ membawa misi kemanusiaan. Selain itu RAsulullah menyampaikan bahwa pokok ajaran Nabi adalah bertauhid.

‘’Nabi mendahulukan tiga hal. Menyambung silaturahim,menghentikan pertumpahan darah, mngamankan jalan dan ketertiban umum. Dan akhirnya menghcurkan berhala dan menymbah Allah Ta’ala.’’ imbuh Amirul Hajj.

Dubes RI untuk Saudi Arabia Agus Maftuh Abegebriel dalam sambutan khutbah Wukuf memberi gelar Jemaah haji Indonesia dengan sebutan Jemaah Wukuf. Karena menurut Dubes sebutan ini adalah sebaik-baik sebutan. ‘’Rasulullah di tahun ke sepuluh Hijriah ketika di Arafah dalam sebuah khutbah menyampaikan pesan penghargaan terhadap umat manusia, diplomaasi untuk penghentin kekerasan dan menghentikan gerakan jahiliah.’’ Tegasnya.

Bagi orang beriman hanya taqwa dan berharap ridho Allah saja yang dapat mendorong untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan mealiankan dengan memaafkan. Pesan ini disampaiakan Yahya Cholil Staquf selaku Katib Aam PBNU. Yang sebelumnya dia mengingatkan di awal khutbah Arafahnya mengenai tiga tema pokok dalam berhaji yakni menahan hawa nafsu (laa rafats), ‘iffah (menghindari maksiat –laa fusuuq) dan kerukunan (laa jidaal).(ihsan/p-ppih)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq August 20, 2018 17:59
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*