Sopir Bus Qawafil Ungkap Kelakuan Jemaah Haji Indonesia, Begini Pengakuannya…
Related Articles
Salah satu sopir bus dari sarikah Qawafil Abdul Hamid menceritakan pengalamannya selama membawa jemaah haji Indonesia. Sopir asal Mesir yang sudah 13 tahun bekerja di Arab Saudi itu tahu betul perangai yang dimiliki jemaah haji Indonesia.
“Saya yang bawa jemaah haji Indonesia dari Madinah, Jeddah dan Makkah,” aku Abdul Hamid di Makkah saat akan mengantar jemaah haji PDG 10 ke Bandara Jeddah, Sabtu (16/9).
Dia mengungkapkan jemaah haji Indonesia tidak banyak protes seperti jemaah haji lainnya. Disamping itu menurutnya jemaah haji Indonesia juga baik dan dermawan.
“Jemaah Indonesia toyib (baik) karim (dermawan), mafi girgir (tidak banyak bicara),” terangnya.
Pria berusia 44 tahun itu juga menunjukan uang Rupiah pecahan 2.000, 5.000 dan 10.000 dengan total Rp 25.000 atau setara SR 7. Uang Rupiah tersebut adalah pemberian jemaah haji Indonesia yang merasa empati kepada dirinya.
Abdul Hamid mengaku sempat ditugaskan oleh sarikah Qawafil untuk membawa jemaah haji Pakistan selama musim haji. Namun hal tersebut ditolaknya dan lebih memilih membawa jemaah haji Indonesia.
“Selama musim haji saya tidak mau membawa jemaah haji dari negara lain selain jemaah Indonesia. Indonesia toyib,” pungkasnya.(Iyad/KUH)
Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.
Write a comment