Kasi Yanpul: Hampir 700 Jemaah Haji Ikut Skema Tanazul

Hasyim
By Hasyim September 16, 2017 13:59

Kasi Yanpul: Hampir 700 Jemaah Haji Ikut Skema Tanazul

Kasi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan Daker Makkah Hj. Edayanti mengungkapkan sebanyak 681 jemaah haji telah mengikuti skema tanazul. Dia menjelaskan ada dua fase yang dilakukan PPIH Arab Saudi terkait pelayanan proses tanazul, yaitu pra wukuf dan pasca wukuf.

“Pra wukuf kita memprioritaskan ke penggabungan kloter, dan pasca wukuf kita fokus ke jemaah yang sakit,” katanya di Makkah, Jumat (15/9).

Untuk pra wukuf, lanjut kata ia, penggabungan kloter dilakukan karena beberapa sebab, diantaranya adalah kesehatan jemaah yang mengakibatkan keberangkatannya tidak tergabung dengan rombongan kloter. Selanjutnya dikarenakan visa dan penggabungan mahrom.

“Jemaah yang akan mengikuti tanazul harus menyertakan surat usulan dari PPIH embarkasi, surat pengajuan dari jemaah yang diketahui ketua kloter dan ketua sektor yang diajukan kepada Kadaker Makkah,” paparnya. Menurutnya proses tanazul memakan waktu 2-3 hari serta diketahui oleh Muassasah.

Sementara untuk pasca wukuf, Hj. Edayanti menegaskan tidak akan memproses kepulangan pasien tanpa adanya rekomendasi dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

“Untuk passca wukuf kami sudah memproses hampir 200 pasien yang direkomendasikan KKHI. Jadi apabila ada dokter kloter yang menyampaikan permohonan tanazul dengan alasan kesehatan maka akan kita sarankan untuk berkoordinasi dengan KKHI,” jelasnya.

Selain itu ada beberapa jemaah yang mengajukan pulang dini dengan alasan kepentigan keluarga atau dinas sehingga ada beberapa fasilitas yang tidak didapat oleh jemaah. Untuk hal ini Hj Edayanti mengatakan jemaah perlu membuat pernyataan tidak adanya tuntutan kepada pemerintah. (Iyd/KUH)

 

Hasyim
By Hasyim September 16, 2017 13:59
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*