Travel Mengabaikan Jamaah Sakit di RS Jeddah

Hasyim
By Hasyim April 10, 2018 17:07

Travel Mengabaikan Jamaah Sakit di RS Jeddah

Jeddah (KUHI) – Pada Hari Senin, 09 April 2018 pukul 09.20 am waktu Arab Saudi, Satuan Tugas Penanganan Jamaah Umrah (SPJU) Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) KJRI Jeddah Muahammad Syafi’i mendapatkan kabar via telepon dari perawat Rumah Sakit (RS) King Abdullah Jeddah, jamaah umrah sakit bernama Nakim Sanwireja Sawikarta (71) yang dirawat di RS sejak dua hari yang lalu (07/04). “Apakah anda bisa berkunjung ke rumah sakit segera ada jemaah umrah sakit dari Indonesia ada beberapa hal yang perlu disampaikan dari dokter,” ucap Perawat via telepon.

Mendapat kabar adanya jemaah umrah sakit, Staf Teknis Haji I KJRI Jeddah Ahmad Dumyathi Bashori menugaskan tim investigasi Muhammad Syafi’I dan Hasyim Hilaby untuk mengunjungi jemaah umrah yang tengah dirawat di Rumah Sakit King Abdullah Jeddah untuk bertemu dengan dokter atas permintaan rumah sakit tersebut. “ Ok sekarang kalian segera berangkat ke rumah sakit kunjungi dokter atas permintaan perawat tersebut,” jelas Dumyathi, selaku Staf Teknis Haji I KJRI Jeddah.

Sebelum menuju ke rumah sakit Hasyim Hilaby menelepon handeling untuk memastikan apa mengetahui ada pasiennya yang berbaring di RS, “ Apakah anda mengetahui ada jemaah umrah yang sakit di RS dari rombongan anda?,” tanya Hilaby via telepon.

“Iya saya tahu ada jemaah saya dirawat RS King Abdullah Jeddah cuman untuk namanya ada di data saya dan saat ini datanya tidak saya bawa,” jawab Umar handeling Travel ARMRK.

Tim investigasi segera meluncur kelokasi untuk menemui dokter, namun saat itu yang menjelaskan keadaan pasien kepada kami (tim investigasi, red) adalah perawat. “ Dokter meminta persetujuan dari  pasien bahwasanya kaki kanannya akan kita amputasi itu hasil keterangan dokter,” ujar perawat.

Dengan demikian, tim investigasi menjelaskan kepada pasien atas permintaan dokter, “ Bapak akan diobati sama dokter, mohon maaf pak hari ini akan masuk ruang operasi mungkin jari-jari kaki bapak akan diamputasi demi kesehatan bapak,” ungkap Syafi’I dengan berat hati saat menyampaikannya.

Pasien tersebut datang ke Arab Saudi dengan mengunakan biro jasa Travel ARMRK, tiba di Arab Saudi 1 April 2018, pasien terjatuh dan tidak sadarkan diri di Makkah lalu dibawa ke rumah sakit untuk dirwat, disebabkan penyakit diabetes yang tinggi, saat ditemu pasien tersebut mengeluhkan keadaanya tanpa adanya pendamping dari pihak Travel “ Terima kasih bapak sudah bantu dan jengukuin saya dan mudah-mudahan Allah memberikan jalan untuk secepatnya bisa kembali ke Indonesia karena saya berusaha untuk anak dan cucu, dan saya terima apa adanya (diamputasi ,red),” ujar Nakim kepada Satuan Tugas Penanganan Jamaah Umrah.(hsm/kuh)

Hasyim
By Hasyim April 10, 2018 17:07
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*