Tim Panja BPIH KOMISI VIII DPR RI Melanjutkan Peninjauan Di Makkah

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq February 11, 2018 15:39

Tim Panja BPIH KOMISI VIII DPR RI Melanjutkan Peninjauan Di Makkah

Makkah (KUHI) – Setelah memastikan persiapan penyediaan layanan jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan haji tahun 1439H/2018M di Madinah, Tim Panja BPIH komisi VIII DPR RI melanjutkan kunjungannya ke Makkah (10/02). Kunjungan terebut masih di dampingi oleh Act. Konjen RI Jeddah, Soekarno, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama R.I Nizar Ali, Staf Teknis Haji I Ahmad Dumyathi Bashori, Staf Teknis Haji II Amin Handoyo, Staf Teknis Haji IV Handi Adji dan Jajaran Staf KJRI Jeddah.

Ahmad Dumyathi Bashori menjelaskan kepada Tim Panja saat mengunjungi hotel Al Rawda dan Al Nukhbah di wilayah Ajiad Makkah, ”Hotel ini setara dengan bintang lima dalam spesifikasi bangunannya dan jarak ke Masjidil Haram sangat dekat” ujarnya saat menjelaskan kepada tim panja di loby hotel.

Ketua tim Muhammad Ali Taher bersama jajarannya didampingi oleh Mohamed Rashed Direktur hotel meninjau kamar, mushola serta restoran di hotel Al Rawda dan Al Nukhbah, ”Sangat banyak sekali yah pengunjung hotel ini, dan ada juga warga Indonesia” ujarnya saat berbincang dengan Direktur hotel.

Melanjutkan perjalanan kembali ke wilayah Awali lokasi dapur Food Tigers yang melayani katering Jemaah haji Indonesia ketika di Makkah dengan didampingi oleh Ibrahim Ramadhan selaku penanggung jawab operasional dapur tersebut. ”Kami memiliki termos box yang mengawetkan kehangatan makanan dan bisa menyimpan 50 box setiap termosnya sehingga sampai ke Jemaah dalam kondisi masih hangat” paparannya kepada tim DPRI Komisi VIII.

Dirjen Haji Nizar Ali menyampaikan kepada penanggung jawab katering Tigers,” Makanan yang disajikan kepadan Jemaah haji Indonesia harus citra rasa Indonesia, nanti akan ada asosiasi dari kami yang akan siap menyediakan bumbu dari Indonesia” ucapnya.

Dumyathi menghimbau serta disaksikan oleh tim panja saat distribusi makanan menuju pemondokan sering kali terlambat, hal ini harus diwspadai oleh seluruh pihak perusahaan penyedia katering, karena ini menyangkut kenyamanan berjalannya ibadah haji.(hsm/kuh)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq February 11, 2018 15:39
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*