Secara Keseluruhan, Proses Penyiapan Akomodasi Haji Hampir Rampung

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq April 27, 2018 13:11

Secara Keseluruhan, Proses Penyiapan Akomodasi Haji Hampir Rampung

Jeddah (KUH) Proses penyiapan layanan akomodasi, katering dan transportadi jemaah haji Indonesia di wilayah Arab Saudi sampai hari ini (26/4) sudah efektif berjalan lebih dari 2 bulan. Dimulai sejak kedatangan pertama dari Tim Penyiapan akomodasi perumahan yang tiba di Jeddah pada tangga 12 Februari, secara keseluruhan waktu agenda pengadaan ini telah berjalan 74 hari.

Seperti yang disampaikan oleh Staf Teknis Haji (STH) 1 Ahmad Dumyathi Bashori bahwa sejauh ini proses pengadaan pada 3 layanan tersebut sudah hampir 100%. Ia juga mengatakan tim penyediaan layanan transportasi telah menyelesaiakn tugasnya dan telah menyerahkan laporan akhirnya. Sedangkan tim lainnya sudah pada tahap akhir penyelesaian misinya.

“Sejauh ini proses pengadaan pada 3 layanan ini sudah hampir 100%. Karena tim transportasi sudah selesai dan sudah menyerahkan laporan akhir. Kemudian persoalan penyiapan akomodasi juga hampir 100% juga, tapi masih ada sedikit persiapan yang belum dituntaskan. Sampai skarang masih pada tahap penyelesaian. Kemudian katering juga demikian, kita berusaha insyaAllah pada minggu depan ini sudah masuk pada tahap kontrak”, kata Dumyathi.

STH 1 atau yang dikenal dengan Konsul Haji ini diamanahi sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada agenda penyiapan fasilitas jemaah haji di wilayah Arab Saudi tersebut. Dalam menjalankan tugasnya, ia menyampaikan dengan cermat setiap proses yang dijalankan pada langkah tahapan pengadaan ini. Proses tahapan tersbut tentunya dijalankan oleh seluruh tim penyiapan sebagai acuan dari pelaksanaan agenda pengadaan.

“Pelaksanaan proses pengadaan itu dimulai dari pendaftaran perusahaan penyedia. Kemudian setelah itu ada verifikasi data, dilanjutkan dengan verifikasi lapangan, kemudian sampai pada tahap pengajuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS). PPK akan menentukan HPS-nya, dan tentunya PPK akan meminta supaya HPS dinego maksimal dibawah pagu. Bila tidak berhasil dinego di pagu, walaupun HPS nya tinggi atau dengan kondisi lainnya. Setelah itu akan masuk kepada tahapan negosiasi. Untuk negosiasi, kita rekomendasikan kepada ketua tim penyiapan supaya bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehingga kita bisa menego dengan harga terendah dengan prinsip untuk mendapatkan efisiensi sebanyak mungkin dengan kualitas gedung yang terbaik. Demikian juga dengan tim-tim yang lain”, kata Konsul Haji.(zky/KUH)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq April 27, 2018 13:11
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*