Rampungkan Persiapan Haji, Teknis Haji Datangi Wukala

Kurniawan
By Kurniawan May 25, 2017 11:48

Rampungkan Persiapan Haji, Teknis Haji Datangi Wukala

Jeddah (KUHI) – “Alhamdulillah persiapan penyelenggaraan haji tahun ini hampir rampung”, ujar Staf Teknis Haji I Ahmad Dumyathi Bashori dihadapan ketua maktab Wukala Muwahhad dan jajarannya dalam acara pertemuan membahas persiapan haji tahun 2017 serta evaluasi pelaksanaan haji tahun lalu di kantor wukala muwahhad Jeddah kemarin (24/05).

Maktab Wukala Muhawwad merupakan lembaga swasta yang resmi ditunjuk kerajaan Arab Saudi untuk menyambut kedatangan dan melepas kepulangan jamaah haji dari luar negeri di pintu-pintu gerbang kedatangan dan kepulangan.

Selain membahas persiapan dan evaluasi haji, Teknis Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah yang diketuai Staf Teknis Haji I dengan didampingi Staf Teknis Haji III,  Staf Teknis Haji IV, beserta Staf Sekretariat juga melakukan tanda tangan MoU dengan maktab Wukala Muwahhad yang wakili oleh ketuanya yaitu Dr. Faruq Bukhari.

Faruq didalam kata sambutan pembuka mengenalkan satu persatu staf yang mendampinginya. “Sebelah saya staf saya bagian keuangan, ada juga Ramadhan sebagai ahli hukum kami, juga Muzoffar dan Muhammad serta saya sendiri Doktor Faruq sebagai ketuanya”, terang Faruq.

“Pada tahun ini bandara/airport perhajian kapasitasnya tetap seperti dahulu, tetapi jumlah jemaah haji tahun ini bertambah banyak yang tentunya ini merupakan tantangan dan pekerjaan yang sangat berat, untuk itu kami mengharap agar pada tahun ini kita bisa bekerjasama lebih baik lagi, bisa berkoordinasi lebih matang lagi. Karena tanpa kerjasama yang baik dan koordinasi yang matang maka ada banyak masalah dan kendala menanti dihadapan kita”, ungkap Faruq.

Staf Teknis Haji I juga merasakan hal yang tidak jauh berbeda, menurut Dumyathi persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih berat dan lebih sulit. “Koordinasi kami selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan anda selaku rekan kerja kami sangat penting terjalin, jangan sampai ada jemaah haji kami yang terlambat dari bandara menuju hotel baik di Makkah mapun Madinah gara-gara pengurusan administrasi”, tegas Dumyathi.

Faruq yang merupakan Warga Negara Saudi yang berdarah asli Uzbekistan ini menyampaikan bahwa ada hal baru pada tahun ini terkait e-hajj. “Pertama pada tahun ini anda dapat mengedit, mengubah, memperbaiki data hotel tempat jemaah haji akan menginap 24 jam sebelum kedatangan jemaah tersebut di Arab Saudi. Kedua pada tahun ini pembayaran tiket bus untuk petugas haji yang menyertai jemaah dilakukan melalui e-hajj”, ungkap Faruq.

Menimpali hal itu, Staf Teknis Haji I menyambut gembira atas perubahan tersebut dan tentunya pada akhirnya akan memberikan kemudahan baik bagi petugas maupun jemaah haji Indonesia. (wan/kuh)

Kurniawan
By Kurniawan May 25, 2017 11:48
Write a comment

1 Comment

  1. Nur hakim May 25, 15:01

    Alhamdulillah, apresiasi buat PPIH, semoga jadi amal kebaikan antum smua, kerja cerdas, tuntas, ikhlas.

    Reply to this comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*