Proses Penyediaan Konsumsi Jemaah Haji 2018 Dimulai

iyan
By iyan March 6, 2018 20:46

Proses Penyediaan Konsumsi Jemaah Haji 2018 Dimulai

Jeddah (KUHI) – Tim Penyediaan Layanan Konsumsi Jemaah Haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi (4/3). Persiapan penyediaan layanan konsumsi Jemaah haji tahun 1439H/2018M pun langsung dilakukan. (baca juga : http://kantorurusanhaji.com/tim-persiapan-layanan-konsumsi-jemaah-haji-indonesia-telah-tiba-di-jeddah/)

Hari ini, Selasa (6/3) jam 10.00 WAS di Kantor Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, seluruh anggota tim penyediaan layanan bersama tim pendukung melaksanakan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Ahmad Abdullah selaku ketua tim penyediaan layanan konsumsi.

Abdullah menyampaikan bahwa pengawasan katering Jemaah haji saat operasional haji berlangsung adalah pekerjaan yang berat, setidaknya ada tiga proses yang harus dilalui. “ada 3 elemen pengawasan katering saat operasional; saat produksi, saat distribusi dan administrasi,” ucapnya saat memberikan arahan saat rapat berlangsung (6/3).

“Saat produksi kita harus memeriksa bahan mentahnya, proses masak, packaging dan lainnya. Saat distribusi kita harus memastikan Jemaah mendapatkan makan, begitupun administrasi karena berkaitan dengan pembayaran,” terangnya.

Abdullah menambahkan bahwa nantinya ikhtiar kita memilih perusahaan katering ini menjadi langkah awal kesuksesan pelayanan katering Jemaah haji tahun ini. “Dan terpenting, sesuai dengan keinginan Pemerintah kita, agar seluruh aspek penyelenggaraan di luar negeri dapat memberikan manfaat kepada Indonesia,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Arsyad Hidayat, bahwa untuk mendapatkan dapur terbaik, akan dilaksanakan aanwijzing selama 3 hari, dari tanggal 10 Maret sampai dengan 12 Maret berdasarkan wilayah pelayanan; Makkah, Masyair , Madinah dan Jeddah yang pelaksanaannya dipusatkan di Jeddah.

“Tanggal 10 Maret untuk penyedia katering Masyair, 11 Maret untuk Makkah dan tanggal 12 Maret untuk penyedia katering Madinah dan Jeddah. Saat aanwijzing berlangsung akan diperkenalkan produk-produk Indonesia berupa bumbu-bumbu asli Indonesia,” ungkapnya.

Mengakhiri rapat, Arsyad menegaskan bahwa pakta integritas yang ditandatangani oleh tim pendukung penyediaan layanan konsumsi Jemaah haji merupakan sebuah komitmen bersama yang harus diperhatikan. (yan/kuh)

iyan
By iyan March 6, 2018 20:46
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*