Pembatalan Biaya Visa Umrah dan Haji ‘Hoax’

Hasyim
By Hasyim November 17, 2016 12:29

Pembatalan Biaya Visa Umrah dan Haji ‘Hoax’

Jeddah (KUHI) – Pengumuman pembatalan kebijakan baru penerapan biaya visa haji dan umroh yang viral di media sosial adalah berita hoax belaka. Salah satu sumber berita hoax yang telah viral tersebut berasal dari sebuah pengumuman pembatalan yang disampaikan oleh Raja Salman dalam sebuah video berdurasi 0:58 menit dengan latar belakang suara pembawa berita wanita (dubbing) yang tidak jelas otentisitasnya. Bahkan beberapa situs media turut memberitakan hal tersebut.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah membantah rumor yang dipublikasikan oleh media Pakistan dan telah menyebar di media sosial bahwa pihak Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah membatalkan biaya Umrah yang ditetapkan oleh Kerajaan pada kunjungan haji maupun umrah kedua atau lebih, seperti dilansir dalam harian Arabnews, Ahad (13/11).

Amandemen baru diperkenalkan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk biaya visa di Arab Saudi pada awal 1438, yaitu; segala biaya haji maupun umrah akan dibayar penuh oleh Pemerintah Arab Saudi untuk semua jemaah yang baru melaksanakannya pertama kali. Adapun bagi jemaah yang telah melaksanakan haji maupun umrah yang kedua kalinya atau lebih, tetap akan dikenakan biaya visa sebesar SR2,000.

Usama Khan, staf pusat Informasi dan Bimbingan Kementerian Haji dan Umrah, menegaskan kepada harian Arabnews (13/11) bahwa tidak ada informasi maupun pengumuman yang dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan Umrah tentang pembatalan biaya visa seharga 2000 Riyal. Adapun berita yang dipublikasikan oleh media Pakistan maupun berita-berita yang viral di media sosial adalah berita hoax dan rumor belaka.(hsm/kuh)

Hasyim
By Hasyim November 17, 2016 12:29
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*