Orientasi Temus Ditutup, Petugas Haji Siap Bekerja

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq July 16, 2018 20:16

Orientasi Temus Ditutup, Petugas Haji Siap Bekerja

Staf Teknis Haji II Amin Handoyo menutup Orientasi Tenaga Pendukung Haji Arab Saudi di Jeddah dengan harapan pembekalan yang berlangsung selama tiga hari tersebut cukup memberikan  informasi dan teori yang dapat membantu petugas haji mejalankan tugas sebaik-baiknya.

“Saya berharap semoga tahun ini, para petugas dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya, sehingga jemaah puas dan outputnya juga lebih baik,”kata Handoyo.

Sejumlah nara sumber terpilih dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kantor Urusan Haji hingga Kedutaan Besar RI di Arab Saudi telah memaparkan serangkaian materi yang berupa teori-teori, informasi terkini maupun “sharing experience” kepada 891 peserta orientasi yang datang dari seluruh penjuru Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah.

Materi orientasi meliputi kebijakan operasional penyelenggara haji, kesehatan, pengawasan transportasi, akomodasi dan katering, pengamanan haji, profesionalisme dan etika petugas hingga kebijakan haji Pemerintah Arab Saudi.

Semoga dengan pembekalan yang padat ini  para petugas haji lebih siap menghadapi keadaan dilapangan dan kesalahan-kesalahan bisa diminimalisir, kata Handoyo.

Sejumlah peserta orientasi menyampaikan apresiasi mereka terhadap pelaksanaan orientasi yang dilaksnakan beberapa hari menjelang kedatangan kloter pertama jemaah haji Indonesia itu.

“Saya sangat berterimakasih denggan adanya orientasi yang sangat bermanfaat ini,”kata Sarah Lathoiful Isyaroh,  Mahasiswa Indonesia di Maroko yang terpilih menjadi tenaga pendukung haji 2018.

Nara sumbernya memiliki pengetahuan dan pengalaman yang banyak, ujar Isyaroh, yang juga Mahasiswi S2 Universitas Abdul Malik Essati Maroko .

Hanya saja, waktu pelaksanaan terlalu singkat sehingga sejumlah materi disampaikan secara kurang maksimal.

Hal serupa disuarakan Byan Aqila Ramadhan yang mengatakan   dirinya mendapatkan banyak manfaat terutama dengan adanya perubahan yang terjadi seputar persiapan ibadah haji.

“Informasi up to date terkini seperti adanya fast-tracking jemaah haji bisa lebih membantu memahami posisi dan tugas terkait,” kata Ramadhan yang telah dua kali bertugas menjadi tenaga haji.

Usai penutupan,  pendukung tenaga haji yang bertugas di Daerah Kerja Bandara dan  Madinah langsung diberangkatkan guna mempersiapkan kedatangan kloter pertama Jemaah Haji Indonesia yang dijadwalkan berangkat dari tanah air tanggal 17 Juli ini.(Budi – Dsuita/P-PPIH)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq July 16, 2018 20:16
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*