Menag Usulkan Tenda Arafah Dan Mina Diberi Nomor

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq September 24, 2018 23:50

Menag Usulkan Tenda Arafah Dan Mina Diberi Nomor

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan PPIH (Panitia Pelaksana Ibadah Haji) hendaknya mengusulkan pemberian nomor pada tenda-tenda jemaah haji Indonesia di Arafah dan Mina.
Hal itu disampaikan Menag dalam rRapat Koordinasi Persiapan Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Haji 2018, di Mekkah, Senin (24/9/2018).
“Selama ini jemaah haji hanya tahu nomor Maktab. Jika tenda-tenda dalam Maktab juga diberi nomor maka jemash dengan mudah mengetahui dimana tendanya,”kata Saifuddin.
Penomoran tersebut juga dimaksudkan untuk menghindari aksi penguasaan tenda oleh KBIH tertentu.
Selain masalah tenda di Arafah, Menag juga menyoroti pentingnya penyebaran informasi kepada jemaah tentang pelaksanaan pelayanan haji.
Menag yang juga Amirul Hajj mencontohkan penyebaran informasi tentang jam-jam padat pengguna bis sholawat.
“Sebarkan informasi yang seluas-luasnya kalau pada jam-jam setelah sholat Isya di Masjidil Haram pemakai bis sholawat tinggi jumlah. Sehingga jemaah bisa memilih. Kalau tidak mau menunggu lama atau rebutan bis, tinggal sejenak di Mesjid,” katanya.
Dalam kesempatan rapat, sejumlah pimpinan unit pelayanan haji seperti katering, perumahan, perlindungan jemaah dan transportasi menyampaikan laporan pelaksanaan pelayanan masing-masing selamamusim haji 2018.
Mereka juga memberikan usulan untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi dilapangan.
Bidang katering misalnya mengusulkan agar pemberian konsumsi diganti dari makan siang dan makan malam menjadi makan pagi dan makan siang.
Kabid katering PPIH Ahmad Abdullah menjelaskan usulan pergantian tersebut terutama disebabkan banyaknya jemaah di Madinah yang tidak mengkonsumsi makan malam mereka.
“Makan malam didistribusikan mulai pukul 15. 00. Jemaah mayoritas kembali ke hotel setelah sholat Isha sehingga saat mau menyantap makan malam, makanannya sudah basi,”katanya.
Usulan pergantian waktu makan, papar Abdullah mendapat dukungan dari tim Kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Menteri minta setiap bidang pelayanan haji mengidentifikasi tiga masalah besar lengkap dengan rekomendasi solusinya.
Rekomendasi tersebut akan dibahas secara mendalam pada Rapat Evaluasi Nasional Penyelenggara Haji 2018 mendatang, demikian Saifuddin.(dsuita/p-ppih)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq September 24, 2018 23:50
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*