Koordinasi TUH KJRI Dengan Kepolisian Kota Madinah

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq February 8, 2018 12:55

Koordinasi TUH KJRI Dengan Kepolisian Kota Madinah

Jeddah (TUH KJRI) – Untuk mewujudkan pelayanan terbaik kepada jemaah haji dan umroh dari Indonesia, Kantor Teknis Urusan Haji (TUH) KJRI Jeddah membangun hubungan kerjasama dengan pihak-pihak terkait yang berada di Arab Saudi.Hubungan kerjasama ini telah terbentuk sejak pemerintah Republik Indonesia telah menjadi fasilitator warga negara Indonesia yang menunaikan ibadah haji atau umroh ke wilayah Arab Saudi. Selain dengan pemerintah Kerajaan arab Saudi, ada berbagai pihak yang telah menjadi partner TUH KJRI Jeddah dalam menjalankan tugas ini. Diantaranya adalah muassasa (perusahaan penyedia layanan/fasilitas), serta perusahaan-perusahaan di Arab Saudi yang memiliki aset untuk memfasilitasi jemaah dan petugas.

Tak hanya saat Jemaah berada di Arab Saudi, petugas TUH KJRI Jeddah mempersiapkan kebutuhan Jemaah terkait kerjasama bilateral dengan Kerajaan Arab Saudi dari sebelum agenda jemaah dijalankan hingga pasca pelaksanaan ibadah haji atau umroh. Proses ini pun tetap berjalan hingga dipastikan Jemaah telah kembali ke tanah air dan tidak ada permasalahan yang tertingal. Apabila ada kejadian yang bersifat kasuistik dan membutuhkan waktu lebih lama dari izin tinggal pada visa atau dengan situasi lainnya, petugas TUH KJRI Jeddah senantiasa memproses dan memantau setiap langkah penyelesaian yang diperlukan, serta mengkomunikasikan dengan keluarga Jemaah yang berada di Indonesia apabila dibutuhkan.

Pagi ini (8/2), pimpinan TUH KJRI Jeddah melaksanakan agenda rutin terkait kerjasama dengan stakeholder pemerintahan Kerajaan Arab Saudi untuk berkoordinasi mengenai informasi Jemaah umroh yang berziarah ke kota Madinah. Hal ini merupakan bentuk pengawalan kepada jemaah haji atau umroh dari Indonesia yang menjalankan agenda ibadahnya di kota ini.

Staft Teknis Haji (STH) 3, Ahmad Jauhari menyampaiakan bahwa, petugas TUH secara rutin berkoordinasi dengan kepolisian wilayah kota Madinah. “Kunjungan ke kantor polisi kota Madinah adalah untuk mendapatkan update terkait dokumen jemaah umroh yang meninggal di Kota Madinah. Selama ini jemaah umroh yangg meninggal dan telah dimakamkan, seluruh dokumen dikirim ke kantor polisi. Dokumen jemaah meninggal itu berupa Paspor jemaah, COD yang dikeluarkan oleh rumah sakit dan akta kematian yang diterbitkan oleh kantor catatan sipil Kota. Secara rutin kantor kepolisian Madinah akan menghubungi Kantor Teknis Haji KJRI, jika ada dokumen jemaah meninggal yangg sudah lengkap untuk dilakukan serah terima. Prosedur ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan dokumen jemaah yangg tidak sesuai ketentuan”, terangnya saat di kontak via telepon setelah menyelesaikan tugasnya.

“Pada kesempatan tersebut telah dilakukan serah terima sebanyak 16 dokumen jemaah umroh. Selanjutnya dokumen berupa paspor akan diserahkan ke KJRI bagian Teknis Imigrasi, hal ini karena paspor adalah dokumen negara yang harus diamankan”, lanjutnya. (Zky/TUH)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq February 8, 2018 12:55
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*