Kendala-Kendala yang Sering Dihadapi Tim Pemasangan Stiker KUH

iyan
By iyan July 11, 2017 00:30

Kendala-Kendala yang Sering Dihadapi Tim Pemasangan Stiker KUH

Makkah (KUHI) – Setiap pekerjaan tentunya tidak akan pernah lepas dari suatu kendala atau rintangan. Begitu juga dalam pelaksanaan pemasangan stiker persiapan haji 2017. Namun segala kendala tersebut tidak menyurutkan langkah dan semangat Tim Pemasangan Stiker yang dibentuk Kantor Urusan Haji dalam mengemban tugas dan amanah.

Stiker yang dipasang adalah panduan informasi bagi jemaah haji selama berada di hotel. Selain stiker imbauan dan larangan, petugas juga memasangkan stiker nomor kamar di samping pintu.

Berikut kendala-kendala yang sering dialami Tim Pemasangan Stiker.

  1. PEMILIK DAN PENJAGA HOTEL TIDAK ADA DI TEMPAT

Ribuan hotel yang berjejer di kota Makkah, rupanya tidak semua beroperasi setiap waktu, apalagi jika hotel tersebut terletak di wilayah yang jauh dengan Masjidil Haram. Hotel tersebut biasanya hanya dipakai atau disewakan pada musim haji saja.

Ketika Tim Pemasangan Stiker mendatangi hotel tersebut, pintu hotel dalam keadaan tertutup tanpa penjaga. Meski terdapat nomer telepon yang telah disediakan, namun penjaga hotel enggan langsung datang dan memilih meminta didatangi pada keesokan harinya.

Kendala ini sepertinya terlihat sederhana, namun jika banyak hotel yang didatangi mengalami masalah yang sama, tentu dapat menguras tenaga dan waktu sehingga memperlambat target pencapaian.

  1. SUITE ROOM TERKUNCI

Hotel yang memilki banyak kamar dengan ukuran luas, biasanya membagi setiap kamar di dalamnya atau dalam istilah perhotelan disebut ‘suite room’.

Tugas Tim pemasangan Stiker adalah menempelkan stiker harus tepat di sisi pintu kamar sesuai nomor kamar. Namun jika hotel tersebut memiliki ‘suite room’ maka nomor kamar tersebut berada di dalam kamar luar.

Dalam hal ini, petugas biasanya sering menemukan kendala pintu kamar luar terkunci sehingga tidak bisa memasangkan stiker di pintu kamar dalam. Ketika petugas menanyakan kunci kamar ke penjaga hotel, kunci tersebut biasanya hilang atau penjaga hotel lupa letaknya, sehingga petugas harus datang pada hari yang lain setelah pintu kamar sudah bisa dibuka.

  1. HOTEL DIPENUHI JAMAAH UMRAH YANG AKAN PULANG

Selain hotel yang digunakan saat musim haji saja, hotel yang juga disewakan setiap hari bagi jemaah umrah tentu jumlahnya lebih banyak.

Tim pemasangan sering mendapati hotel yang dipenuhi jemaah umrah yang akan pulang sehingga saat petugas akan memasangkan stiker di depan pintu jemaah umrah biasanya berkerumun duduk di depan pintu menunggu bus datang dengan barang bawaannya menghalangi petugas.

Terkadang jika jemaah tersebut mengerti, mereka memberikan ruang petugas untuk memasangkan stiker. Namun jika jemaah tersebut dari negara lain yang tidak mengerti, atau kerumunan tersebut adalah jemaah perempuan, tentu saja petugas harus melewati pintu tersebut dan kembali datang setelah para jemaah sudah pergi.

Selain itu jika hotel dipenuhi jemaah umrah yang akan pulang, banyak sampah berserakan di depan pintu mengeluarkan bau yang tidak sedap. (iyd)

iyan
By iyan July 11, 2017 00:30
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*