Jemaah Umroh Batal Pulang Karena Sakit

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq April 8, 2018 12:08

Jemaah Umroh Batal Pulang Karena Sakit

Jeddah (KUH – KJRI) Divisi pelayanan umroh Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI kembali menjalankan tugasnya untuk penanganan jemaah umroh yang membutuhkan uluran tangan. Hari Purnomo (66) jemaah asal Madiun Jawa Timur tertunda jadwal kepulangannya ke tanah air karena harus menjalani perawatan medis di ICU rumah sakit King Abdullah Jeddah. Jemaah yang berangkat bersama perusahaan travel PT Al Mabrur Nadia Insani ini mengalami penurunan kondisi kesehatan beberapa saat sebelum jadwal keberangkatan pesawat rombongannya.

Rombongan jemaah tersebut berangkat dari Indonesia dengan menggunakan paket umroh regular pada tanggal 26 Maret siang dan sampai di bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pada tanggal 26 malam. Rencananya, agenda perjalanan ibadah umrohnya sampai dengan tanggal 7 April, ke Madiah 5 hari kemudian ke Makkah 8 hari. Jemaah berangkat bersama istrinya Kristina Handayani (64),

Saat dikonfirmasi tim media KUH KJRI, Kristina menceritakan, “sebenarnya dari dulu Hari Purnomo (HP) tidak ada riwayat sakit berat, namun 2 bulan sebelum berangkat umroh, sempat check-up di rumah sakit setempat (di Madiun, red) dan terindikasi ada gejala diabetes. Namun HP cukup percaya diri tidak membawa obat yang telah diresepkan dokter lantaran berharap bisa terobati ketika berumroh” tuturnya. “Ketika melaksanakan agenda perjalanan ibada umroh, HP awalnya baik-baik saja. Sejak hari rabu (4/4) HP mulai mengeluhkan sakit di daerah pinggangnya, kemudian tidak kuat berjalan jauh. Setelah itu HP juga mengalami sesak nafas dan batuk-batuk, tapi masih berusaha untuk menahannya”, lanjut Kristina.

Dengan ditemani Tri Wulandari rekan jamaah sedaerahnya, Kristina sempat berkonsultasi dengan muthowwif yang mendampingi rombongannya. Menurutnya (muthowwif, red) ia bisa mengantarkannya ke dokter atau rumah sakit, namun resikonya bisa jadi HP akan tertunda pulang karena harus dirawat dulu. Berawal dari informasi inilah kemudian HP tidak segera memeriksakan dirinya ke dokter. Pada saat yang dilematis tersebut, Kristina selalu berdiskusi dengan Tri Wulandari yang diketahuinya ia adalah seorang apoteker yang mengerti tentang obat. Tri Wulandari yang membantu HP dan Kristina untuk mengkomunikasikan dengan muthowwif dan juga dengan pihak owner travel untuk mempertimbangkan kondisi HP yang saat itu ada kemungkinan tidak bisa berangkat ke Indonesia bersama rombongan.

Tri Wulandari mengisahkan, “Muthowwif kita mengatakan bisa saja ia mengantarkannya ke dokter tapi dengan konsekwensi ada kemungkinan kepulangannya akan tertunda”. Kemudian juga Menurut Tri, ia sempat menghubungi pihak travel via telepon dan juga mendapat saran dari petugas imigrasi bandara, “Saya disarankan owner travel untuk membawa HP ke rumah sakit terdekat atau di bandara, serta mengikuti prosedur yang berlaku. Pihak imigrasi bandara juga menyarankan untuk segera membawa HP ke rumah sakit. Menurut informasi dari pihak imigrasi, untuk jemaah umroh rumah sakit pemerintah tidak akan mengenakan biaya”. Setelah saat itu Kristina memutuskan membawa HP ke rumahsakit King Abdullah pada hari jumat (6/4) sekitar jam 10 malam WAS, dengan dibantu Tri Wulandari untuk mengurus segala yang diperlukan.

Setelah mendapat informasi dari KJRI bahwa ada jemaah umroh yang tertunda pulang, Muhammad Syafii’ Hasyim yang bertugas pada divisi pelayanan umroh KUH KJRI segera meninjau ke lokasi. Kemudian membantu menangani hingga HP dipastikan telah mendaptkan perawatan yang selayaknya di rumah sakit King Abdullah. Serta mengevakuasi keluarga dan rekan yang membantunya ke wisma KUH KJRI.
“Untuk sementara ibu dan rekannya tinggal di wisma KUH KJRI. Saat ini HP sudah dirawat di ICU rumah sakit King Abdullah, dan biasanya setelah 3 hari baru ada informasi perkenbangan kondisi dan tindakan selanjutnya bagaimana”, pungkas Syafi’i saat akan mengantarkan Kristina Handayani dan Tri Wulandari ke wisma KUH KJRI.(KUH/Zky)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq April 8, 2018 12:08
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*