Jemaah Umrah Sakit Terus Dipantau

iyan
By iyan February 22, 2017 18:33

Jemaah Umrah Sakit Terus Dipantau

Jeddah (KUHI) – Teknis Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terus memantau perkembangan kondisi jemaah umrah yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Monitoring dilakukan pada setiap Rumah Sakit yang biasa merawat pasien jemaah umrah Indonesia, baik Jeddah, Makkah maupun Madinah.

Seperti biasa, rutinitas pemantauan dilakukan hari ini (22/02) oleh Satuan Tugas (Satgas) penanganan jemaah umrah yang diarahkan langsung oleh jajaran pimpinan Staf Teknis Haji KJRI Jeddah, didapati seorang pasien atas nama Ibu Wagiyem Surip Adam dengan nomor paspor B 5370921 dirawat di RS Ansar Madinah yang  ditemani oleh anaknya Agus Wahyono Suyatno dan pihak Travel yang memberangkatkannya.

Pasien diberangkatkan oleh Travel Pandi Kencana Murni dengan Provider Visa di Arab Saudi Mazaya, mereka tiba di Bandara  Prince Muhammad Bin Abdulaziz Madinah, selasa (21/02) dan akan kembali ke tanah air pada hari jumat (3/03) melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah.

Menurut Ahmad, salah satu Satgas Teknis Haji KJRI Jeddah, pasien dibawa ke rumah sakit setempat pada dini hari (22/02) setelah melaksanakan sholat subuh dan mengeluh sakit perut. Berdasarkan keterangan dokter dari hasil pemeriksaan darah dan rontgen, pasien perlu dirawat.

“Menurut hasil pemeriksaan darah dan rontgen, ibu Wagiyem butuh dirawat, dan harus dirujuk ke RS Malik Fahd Madinah, bahkan sudah ada surat rujukannya,” jelas salah satu Satgas saat memonitoring jemaah umrah sakit di RS Ansar Madinah.

Agus meminta agar ibunya tidak dirujuk, ketika dikonfirmasi Ahmad alasan tidak dirawat, ia hanya mengatakan bahwa kondisi ibunya terlihat membaik dan mengingat hari sabtu (25/02) mereka akan bertolak ke Mekkah. “Untuk sementara biarkan ibu kembali bergabung dengan rombongan, mengingat kondisi ibu sudah membaik, kalau memang nanti sakit lagi, baru dirujuk ke rumah sakit” tandasnya.

Sampai berita ini dimuat, pasien sudah kembali ke hotel bersama anaknya. (yan/kuh)

iyan
By iyan February 22, 2017 18:33
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*