Ikuti Update Sistem Informasi, Tim Pelayanan Haji Luar Negeri Datangi Kantor E-Hajj di Makkah

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq March 27, 2018 14:57

Ikuti Update Sistem Informasi, Tim Pelayanan Haji Luar Negeri Datangi Kantor E-Hajj di Makkah

Makkah (KUH-KJRI) Peningkatan kualitas pelayanan dan administratif terkait pelaksanaan ibadah haji di wilayah Arab Saudi terus ditingkatkan. Penangan ibadah msiman tersebut beberapa tahun terakhir telah efektif berjalan dengan sistem berbasis komputer dan online yang dipublikasikan dengan nama e-hajj. Jajaran pimpinan delegasi penyiapan akomodasi jemaah haji yang tengah bertugas untuk penyiapan penyelenggaraan haji tahun ini, siang kemarin (26/3) menemui direktur proyek e-hajj  di Makkah untuk mengikuti perkembangan peraturan yang diterapkan.

Rombongan yang terdiri dari Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Jenderal (Ditjend) Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementrian Agama RI Sri Ilham Lubis, bersama dengan Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Transportasi Haji Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjend PHU Subhan Cholid, Kasubdit Katering Haji Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjend PHU Ahmad Abdullah, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Katering Subdirektorat Katering Haji Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjend PHU, serta Staf Teknis Haji (STH) 2 KJRI Jeddah Amin Handoyo datang menemui Direktur Proyek E-Hajj Syeh Farid Manda di Makkah.

Menurut Subhan Chalid yang tergabung dalam rombongan itu, inti dari pembicaraan dengan Direktur E-Hajj yang juga merupakan jajaran muhtasyar (penasehat, red) Kementrian Haji dan Umroh Kerajaan Arab Saudi ini ada 3 hal. Yang pertama membahas tentang beban biaya yang harus di tanggung oleh jemaah haji Indonesia. “Pembahasan yang pertama adalah tentang beban biaya yang harus di bayar oleh Jemaah kita. Pada ta’limatul hajj dua tahun lalu dan kebelakang itu selalu dilampirkan tentang biaya dasar yang harus dibayarkan oleh jemaah secara rinci. Tetapi dua tahun terakhir ini tidak dilampirkan. Rupanya rincian biaya itu sudah masuk kedalam sistem itu (e-hajj, red). Ketika kita klik pada sistem itu sudah keluar biayanya berapa. Dengan harga yang standar dapi untuk biaya dasar saja. Biaya dasar itu biaya untuk pelayanan di bandara, kemudian angkutan belum termasuk upgrade, angkutan dasar , kekemudian layanan di Armina yang besar. Tidak termasuk didalamnya upgrade-upgrade dan layanan catering. Tapi intinya kalau orang datang (haji) layanan dasarnya sudah ada, angkutan apapun bentuknya sudah ada, kemudian kemahnya juga sudah ada, di e-hajj seperti itu”, terangnya.

Pembahasan yang kedua pada pertemuan itu adalah tentang tahapan-tahapan pembayaran layanan yang digunakan oleh jemaah haji. “Yang kedua terkait dengan tahapan-tahapan pembayaran, kan ternyata berbeda-beda antara Akomodasi, catering, dan transportasi. Akomodasi itu tahapan pembayarannya ada 2, yang pertama 100%, atau yang kedua 50 40 10, pilihannya. Sedangkan catering catering itu 50 20 30, kalau transportasi itu tahun kemarin masih 30 40 30. Tahun ini belum keluar di sistemnya”, lanjut Subhan.

Dan yang ke tiga adalah pembahasan tentang teknis pengaduan apabila ada kejadian-kejadian yang bersifat insidental. “Yang ke 3 terkait beberapa persoalan yang kerap kali kita temui seperti apabila ada kejadian-kejadian yang sangat insidentil itu kemana kita harus menyampaikan pengaduan. Sepertinya kementerian haji sudah membentuk tim, tim pengawasan, dan kita dijanjikan dimintakan waktu untuk ketemu dengan tim itu”.

Saat di konfirmasi bahwa semua pembayaran itu melalui e-hajj dan merupakan sistem yang baru diterapkan di Arab Saudi, Subhan mengatakan, “Baru akan dibuat sistem, nanti akan dibuat layanan itu apa saja, kita milih semuanya atau pilih tertentu itu nanti ada pilihannya. kalau pilih ini biayanya sekian, dan kalau menginginkan upgrade ada item tersendiri, besaran biaya akan sesuai dengan apa yang kita minta”, pungkas Subhan saat diwawancara tim media KUH ketika akan kembali ke Jeddah. (KUH/Zky)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq March 27, 2018 14:57
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*