Datangi Naqaba Kedua Kali, Tim Penyiapan Transportasi Serius Evaluasi Kualitas Layanan

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq March 19, 2018 23:57

Datangi Naqaba Kedua Kali, Tim Penyiapan Transportasi Serius Evaluasi Kualitas Layanan

Makkah (KUH-KJRI) Progresifitas tim penyiapan akomodasi jemaah haji Indonesia telah menunjukkan hasil yang signifikan. Ketiga tim pengadaan fasilitas jemaah haji yang telah diterjunkan ke Arab Saudi, meliputi tim penyiapan perumahan, katering, dan sarana transportasi, saling berpacu dengan waktu namun tetap dengan misi peningkatan kualitas. Dengan waktu tugas yang terbatas, para pioneer pelayan tamu Allah ini mengemban misi untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Dalam upaya pencapaian misi tersebut, siang ini(19/3) tim penyiapan transportasi datang ke Naqaba (asosiasi perusahaan transortasi, red) yang ke duakalinya pada periode ini. Rombongan tim penyiapan transportasi yang dipimpimpin langsung kasubdit layanan transportasi Subhan Kholid ini bergerak dari Jeddah ke markas Naqaba yang beralamatkan di jalan Old Makkah Road As Salamah Makkah jam 10 Waktu Arab Saudi (WAS). Hadir pula dalam pertemuan itu Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjend Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementrian Agama RI  Sri Ilham Lubis dan Staf Teknis Haji (STH) 1 Ahmad Dumyathi Bashori.

Pada pertemuan dengan asosiasi penyedia transportasi di wilayah Makkah tersebut para pimpinan dan delegasi penyelenggara ibadah haji Indonesia ini ditemui langsung oleh pimpinan Naqaba. Seperti yang dikonfirmasi oleh ketua tim penyiapan transportasi yang menjalankan agenda ini, “ Kita tadi bertemu langsung dengan ketua Naqaba Abdur Rahman Ma’yif Al Harbi dan wakilnya Usamah Samkari.

Pada kesempatan yang sama, ketua tim Subhan Khalid menyampaikan bahwa pertemuan ini membahas tentang evaluasi pelayanan tahun kemarin, dan isu kenaikan harga. “ Pertama, kita mengevaluasi layanan tahun lalu. Yang kedua terkait dengan kenaikan-kenaikan khususnya kenaikan karena penambahan pajak. Dan Alhamdulillah pada tahun ini kita tidak dikenakan kenaikan itu, tadinya namabah akan mengenakan kenaikan biaya yang dienaruhi oleh kebijaakan pajak kenaikan BBM. Karena angkutan ini identik dengan kebutuhan BBM namun untuk taun ini kita minta untuk dberlakukan dulu karena Urusan biaya kita sudah selesai sehingga kereka memutuskan kenaikan itu akan diberlakukan tahun depan, tahun ini masih seperti tahun lalu biayanya”, terangnya.

Selain itu, pertemuan terbatas tersebut membahas kendala-kendala dilapangan khususnya kendala transortasi dari Makkah ke Arofah dan dari Mina ke Makkah, serta pennerapan sistem pemantauan kendaraan angkutan dengan GPS (Global Possisioning System). “Yang ketiga kita menyampaikan kendala -kendala dilapangan khususnya angkutan dari Makkah ke Arofah dan dari Mina ke Makkah. Pada tahun depan mereka akan menerapkan sistem pengendalian dari GPS sehingga stiap bis yang dikeluarkan oleh dia (perusahaan yang tergabung dalam Naqaba, red) akan terpantau, dimana bis yang tidak bergerak langsung akan ditangani”.

Ketika dikonfirmasi tentang inovasi apa yang dikembangkan pada perangkat pemantau Naqaba ini, Subhan mengonfirmasi bahwa system tetap sama, namun pelibatan PPIH dalam pengendalian layan transportasi diperluas hingga wilayah masya’ir. “Tahun kemarin sistem GPS kita itu untuk mengendalikan layanan antar kota saja, sedangkan di masya’ir ini murni dikendaliakan dan dilaksanakan oleh Naqaba. Kemarin itu kita tidak bisa campur tangan ikut mengendalikan layanan di masya’ir. Kita melakukan evaluasi kendala-kendala itu kemudian (solusinya, red) Naqaba sendiri akan menerapkan sistem yang seperti (sistem, red)kita. Jadi bedanya, mereka akan menerapkan sistem GPS itu dan mereka akan mengendalikan, namun ada komunikasi dengan kita dan meminta kita untuk terus mengupdate pantauan dan melaporkan kepada mereka dimana yang masih terjadi kendala dan mereka akan mengeksekusi segera”, pungkasnya. (KUH/Zky)

Zaky Mubaraq
By Zaky Mubaraq March 19, 2018 23:57
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*