Akibat Bayar Murah Jemaah Umrah Terlantar Di Arab Saudi

Hasyim
By Hasyim June 4, 2018 11:39

Akibat Bayar Murah Jemaah Umrah Terlantar Di Arab Saudi

Jeddah (KUHI) – Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI kembali mendapat laporan 38 jemaah umrah Asal Bandung yang tertunda pulang. Jemaah tersebut menggunakan PT. Ada Tour dan Travel milik Lasty Annisa, sudah mengalami permasalahan sejak keberangkatannya dari Indonesia. Dengan beberapa kali ketidaksesuaian agenda pemberangkatan, mereka tetap melanjutkan perjalanan ke tanah suci karena tekat ibadahnya dan masih mempercayai itikad baik yang masih tampak pada awalnya.

“Awalnya paket yang di janjikan kepada kami 18 Juta + 8 juta rupiah plus wisata ke Iraq dan Mesir total 26 juta, namun perjalanan umrah plus tidak sesuai dengan janji travel disebabakan meminta uang kembali sebanyak 130 Jt rupiah, uang kami masih tertahan hotel serta katering di Makkah juga belum terbayarkan jadi kami merasa terdholimi oleh travel tersebut, tiket pulangpun tidak ada” Ujar Ahamd Busyiri salah satu rombongan jemaah umrah kepada Pegawai KUH.

Jemaah umrah tersebut tiba tanggal 23 Mei dengan menggunakan maskapai Royal Brunei Airlines dan seharusnya pulang ke tanah air 2 Juni, Pihak travel mendesak kepada jemaah jika ingin pulang ke tanah air agar meminjamkan uang 250 Juta untuk pemebelian tiket. Namun jemaah umrah sudah kehabisan uang dan saat ini ditangani oleh Muassasah Arab Saudi selaku penanggung jawab keberadaannya, sampai saat ini pihak muassasah masih mengkomunikasikan dan memediasi kepada pihak perwakilan yang ada di Indonesia dalam kasus ini.

http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/03/22/bos-ada-tour-resmi-ditetapkan-sebagai-tersangka

Staf Teknis Haji (STH) II Amin Handoyo Mufid mengutus tim penanganan umrah untuk memastikan jemaah dalam kondisi baik, dan apa sebab pastinya jemaah bisa tidak kembali ke tanah air sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

“Kedepan yang perlu dipastikan adalah travelnya itu punya izin atau tidak. Kalau tidak punya izin kesulitan itu akan ada. Mau referensinya dari siapa kita harus tau travel itu punya izin atau tidak. Kalau tidak punya izin tidak punya kekuatan hukum “ucap STH II KUH KJRI yang biasa disebut Konsul Haji di wilayah Arab Saudi kepada Media KUH.

Dengan demikian, ketika jemaah datang kesini harus dipastikan aman, aman akomodasinya aman transportasinya, aman kateringnya. Kalau 3 hal ini tidak aman maka akan diberikan sanksi oleh kementerian haji Arab Saudi.(hsm/kuh)

 

Hasyim
By Hasyim June 4, 2018 11:39
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*